Film Pendek Kaya Pesan

Di bulan Agustus ini MA Mafda Cipari merilis sebuah film pendek yang akan diikutkan dalam lomba Film Pendek Dinas Kesehatan Jawa Tengah, September nanti. Film Pendek yang berdurasi hanya 3 menit ini menggunakan bahasa ngapak cilacapan yang memiliki kesan sederhana dan apa adanya. Film ini telah dilengkapi subtittle dalam Bahasa Indonesia agar maknanya dapat tertangkap oleh masyarakat yang lebih luas.

Film ditulis oleh Guru MA Mafda, Alfiyan Harfi, dan diperankan oleh tiga pemain utama, Riyadin, Ahmad N Umam dan Uswatun Khasanah. Dalam prosesnya MA Mafda meminta Barol’s Production untuk supervisi videonya tetapi dari shooting sampai editing, Alfiyan menangani langsung.

Judulnya tersinspirasi oleh aforisma popular Albert Einstein, “Life is like riding bicycle, too keep your balance, you must keep moving.” Alfiyan Harfi mengaku ketika mencari ide, dia sedang berangkat jum’atan dan melihat banyak sepeda dan sepeda motor yang diparkir di halaman masjid. Banyak orang domisili dekat dengan masjid tapi mereka naik kendaraan bermotor.

Seiring dengan ide itu, MA Mafda memang sedang mengajak siswa-siswinya untuk hidup sehat dan ramah lingkungan, misalnya dengan bersepeda ke sekolah (bike to school). Tentu saja ini tidak wajib karena banyak siswa MA Mafda rumahnya jauh. Namun saat ini jumlah pesepeda sudah naik drastis. Tahun lalu hanya dua orang, sekarang hampir 20 orang.

Dalam program Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) yang dianjurkan pemerintah melalui Dinas Kesehatan, Kita harus melakukan aktifitas fisik setidaknya 30 menit sehari. Inilah pesan utama dalam Film Pendek ini. Tapi meski diniatkan untuk lomba Dinas Kesehatan, Film ini memiliki pesan-pesan yang lain disampaikan, diantaranya:

Kemandirian

Idris, si pemeran utama memiliki karakter sederhana. Meski bisa saja dia minta sepeda motor ke pada Ayahnya, dia memilih sepeda. Kebahagiaan dan kesederhanaan itu begitu dekat.

Keseimbangan Hidup

Kata-kata Albert Einstein jika direnungkan memiliki makna yang luas dan dalam. Tanpa keseimbangan, hidup tak akan berjalan. Katanya, “Hidup itu seperti naik sepeda, agar seimbang, kamu harus terus bergerak.” Terus bergerak. Terus berproses. Terus belajar dan sebagainya, itu yang membuat hidup sebenar-benarnya hidup.

No Pacaran

Dalam kisahnya, Siti, gadis cantik dan pintar, menyukai Idris. Dia membuktikannya dengan mau mengikuti kebiasaan Idris naik sepeda. Tidak hanya itu, Siti juga menolak ajakan Abdul naik motor ke sekolah. Idris tetap memilih untuk slow saja. Tidak pacaran.

Inspirasilah Orang Lain

Apa yang lebih indah dari bisa melakukan apa yang kita cintai dan membuat orang terinspirasi? Abdul telah berhasil menginspirasi teman-temannya untuk hidup sehat dan ramah lingkungan

Itulah pesan-pesan yang ada dalam Film Pendek Life Is Moving. Film yang selesai digarap dalam 3 hari shooting dan 3 hari editing ini rencananya akan diikutkan dalam Parade Film Pelajar Indonesia yang akan hadir di 3 kota yaitu Wonogiri, Boyolali dan Cilacap. Kebetulan untuk Cilacap, Ma Mafda menjadi partner yang ditunjuk untuk pelaksanaannya tanggal 30 September nanti.

Bagi yang gak sempat nonton di Parade, bisa kok nonton di Youtube. Jangan lupa like, coment and subscribe ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *